Translate

Minggu, Juni 21, 2026

Pendamping Desa Fasilitasi Rembuk Stunting DI Desa Singa Gembara

Pendamping Desa kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat desa. Aswan Noor, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kutai Timur, memfasilitasi kegiatan Rembuk Stunting di Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara.

Dalam kegiatan tersebut, dilaporkan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) bahwa terdapat 60 sasaran yang menjadi fokus intervensi. Data ini menjadi dasar penting untuk memastikan program pencegahan stunting berjalan terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.


Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain:

  • Ibu Camat Sangatta Utara

  • Ibu Kepala Desa Singa Gembara

  • Ketua RT dan perwakilan lembaga desa

  • Pendamping Lokal Desa

  • Bapak Nurcholis selaku perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Dalam arahannya, Aswan Noor menekankan bahwa rembuk stunting bukan sekadar forum musyawarah, tetapi wadah untuk menyatukan komitmen lintas sektor. “Data sasaran yang dilaporkan KPM harus menjadi pijakan bersama dalam merancang langkah intervensi, sehingga anak-anak desa tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya.

Kehadiran camat, kepala desa, dan perwakilan DPMD menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap gerakan pencegahan stunting. Forum ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pendamping desa agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan adanya fasilitasi dari pendamping desa, diharapkan Desa Singa Gembara dapat menjadi contoh praktik baik dalam penanganan stunting di Kutai Timur.

Tidak ada komentar:

Postingan Terbaru

Perjalanan Pendamping Desa Kutai TImur 2026