Dalam kegiatan tersebut, Faizal memfasilitasi proses diskusi dengan menyajikan data sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berpotensi dan terdampak stunting di wilayah Kecamatan Muara Ancalong. Data yang disajikan meliputi jumlah balita stunting, ibu hamil berisiko, keluarga dengan balita gizi kurang, serta kondisi sanitasi dan akses air bersih di masing-masing desa. Penyajian data ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan terukur mengenai kondisi stunting di wilayah kecamatan.
Melalui penyajian data tersebut, Faizal juga mendorong peserta rembuk untuk melakukan analisis permasalahan serta mengidentifikasi prioritas penanganan stunting berdasarkan kebutuhan masing-masing desa. Diskusi berlangsung secara partisipatif, di mana setiap perwakilan desa menyampaikan kondisi riil di lapangan serta usulan kegiatan intervensi yang dapat didukung melalui Dana Desa maupun sumber pendanaan lainnya.
Hasil dari rembuk stunting ini kemudian disepakati menjadi rekomendasi prioritas kegiatan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Muara Ancalong, termasuk penguatan layanan kesehatan, peningkatan gizi balita, perbaikan sanitasi, serta edukasi pola asuh bagi keluarga sasaran. Pendamping Desa Faizal juga memastikan bahwa hasil rembuk tersebut dapat menjadi acuan dalam perencanaan desa dan sinergi lintas sektor dalam upaya penanganan stunting secara terpadu dan berkelanjutan